lho lho kok karyawan kesayangan kita resign?

Hai reader, sering gak sih denger atau ngeliat banyak orang keluar dari kerjaanya? Padahal mereka punya posisi kerjaan yang bagus atau gaji yang termasuk tinggi.  Ternyata banyak faktor yang menyebabkan para pekerja itu resign dari pekerjaanya selain gaji yang mencukupi.

Yuk cari tahu faktor apa saja yang menyebabkan karyawan resign!

Karyawan merasa bahwa mereka kurang berkembang dalam pekerjaanya. Mungkin mereka mendapat jabatan yang tinggi, namun passion manusia yang selalu menginginkan hal yang lebih, tidak dapat diwujudkan di dalam pekerjaanya. Selain itu terkadang para karyawan menginginkan tantangan pada pekerjaanya, dengan tidak diberikanya kesempatan untuk berkembang seperti memberian tanggung jawab yang lebih tinggi atau pemberian projek baru mereka akan merasa bosan pada pekerjaanya yang terkesan monoton.

Selain itu, mereka merasa kerja kerasnya didalam perusahaan kurang dihargai atau tidak adanya promosi,tidak adanya penghargaan berupa bonus padahal pekerjaan mereka terus bertambah bebanya dan lebih susah levelnya.

Atasan yang memiliki sifat tidak mau mendengar dan juga dictator, yaitu mereka tidak menginginkan kesalahan sekecil apapun dan mengharapkan pekerjaan bekerja dengan benar sesuai detai-detail yang ia harapkan, terlebih jika atasan merupakan gabungan antara dictator dan kurang realistis, sudah habis semua pegawainya bisa jadi.

Maka dari itu akan lebih baik jika kita memahami kebutuhan karyawan diperusahaan kita demi meningkatnya produktivitas perusahaan dan dapat meningkatkan pendapatan finansial maupun citra baik dimata masyarakat. Nah disinilah pentingnya pemahaman motivasi pegawai atau employee. Di dalam ilmu manajemen ada yang namanya teori motivasi.

Mari saya beri dua contoh teori motivasi. Teori yang pertama yaitu teori MASLOW, didalam teori ini berisi berupa tingkatan segitiga atau piramida.

_69571892_triangles_464
(http://businesscasestudies.co.uk/virgin-media/motivating-and-engaging-employees-for-better-business/maslows-hierarchy-of-needs.html)

Pada piramida pertama kita bisa lihat terdapat motivasi pemenuhan kebutuhan psikologi, yaitu kebutuhan dasar manusia seperti kenyamanan tempat karyawan bekerja, makan, minum dan kebutuhan dasar lainya.

Lalu naik ke tingkat diatasnya, terdapat safety need, ketika kebutuhan pertama telah terpenuhi maka munculah kebutuhan kedua dimana mereka membutuhkan “rasa aman” seperti asuransi, jaminan hari tua serta jaminan keselamatan pekerjaan.

Naik ke tingkat ketiga setelah kebutuhan sebelumnya terpenuhi, yaitu muncul kebutuhan social dimana karyawan membutuhkan pertemanan, interaksi sosial, kelompok kerja yang produktif dan kompak.

Selanjutnya adalah esteem need kebutuhan kayrawan untuk memiliki keinginan untuk dihormati, atas prestasi dan kerjanya yang berpengaruh baik pada perusahaan.

Dan yang paling atas adalah self-actualization, yaitu kebutuhan untuk memenuhi segala kebutuhan dirinya dengan memaksimalkan kemampuan dan potensi diri. Disini mereka akan menunjukan kemampuanya sehingga akan melakukan pekerjaan yang lebih menantang.

Selain itu THEORY TWO FACTOR merupakan faktor yang penting demi mengurangi karyawan dengan kwalitas baik resign. Dalam teori ini terdapat dua faktor yaitu yaitu faktor hygiene dan motivation factor.

 

Two-Factor-Theory
perilakuorganisasi.com/teori-dua-faktor.html

pemenuhan motivation vaktor berupa atasan yang perhatian dan pengertian dapat menjadi faktor besar karyawan betah dan merasa dianggap di dalam perusahaan sehingga mengurangi resiko karyawan kesayangan untuk resign.

 

terimakasih. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s