All About ME

Saya Annisa Muhasri, Mahasiswa Manajemen Universitas Pertamina.

Dalam blog ini kita akan mempelajari bagaimana berbisnis dan mengenal pengembangan manusia agar perekonomian Indonesia bisa lebih maju dengan cara memberi pemahaman bagi kita semua, penerus bangsa.

Business people group works at a table - Table

Takut Menganggur Setelah Lulus Kuliah

Hola!! Kangen gak? Hehe. Udah nyobain paprika yang mimin bahas kemaren belom? (nih disini nih linknya)   pengen deh ngebahsan ketakutan para mahasiswa dan mahasiswi tentang menganggur, yuklah langsung aja. Cekidoott.

Hasil gambar untuk sarjana
Enter a caption

 

Kalo kita ngerasa takut nganggur setelah kuliah tuh bagus menurut mimin, karena itu motivasi kita belajar. Cara pertama kita bisa belajar jadi lebih giat, gamau main main terus. Kalo dosen nyampein materi itu di dengerin, mengerti, dan tanya. Eh belajar yang bener itu penting loh. Kata mereka IPK gak penting-penting banget, kalo kata mimin si penting apalagi buat kamu yang mau kerja sebagai pegawai di perusahaan idaman. Karena apa yang dilihat pertama sebelum melihat softskill kita, mereka akan melihat hasil dari kerja kita di kampus dengan standard nilai. Baru deh soft skill berperan besar disitu.

 

Nah yang kedua nih, banyak-banyakin kegiatan diluar maupun dalam kampus. Kegiatannya yang berfaedah ya!! Bukan Cuma nongkrong-nongkrong ngabisin duit tapi gaada hasilnya. Kalo suka olahraga bisa ikut kegiatan olahraga, kalo suka yang lebih keilmu-ilmuan bisa ikut lomba debat, karya tulis, business plan, dan massssih banyak lagi. Nah disitulah saat kita banyak berorganisasi kita akan dilihat bahwa kita dapat bekerja dengan baik di dalam tim. Dapat mengerti dan memahami sifat manusia, sehingga perusahaan yang kamu mau merasa tidak rugi menjadikan kamu pegawainya kelak.

 

Ehhh, tapi kalo mau jadi pengusaha? Itu malah bagus banget!! Banyak manfaatnya untuk sekitar dan banyak orang. Kalo gini si kita banyak-banyak aja berteman supa akita sering brainstorming dengan banyak orang sehingga dapat banyak informasi dan makin maham apa yang sebenernya pasar butuhkan, dan kita dapat memenuhinya secara baik dan long-lasting. Kalo mau info memulai bisnis mimin juga udah nulis kok dipostingan sebelumnya langsung aja ya diliat.

 

Semoga tulisan diatas bermanfaat, dan dengan ke khawatiran kita tentang menganggur bisa menjadi motivasi kita untuk menjadi lebih berkembang dan lebih baik. Tetap jaga hubunganpertemanan kita dengan siapapun dan jangan takut untuk memulai sebuat pertemanan dengan orang baru!  Terimakasih sudah hadir dan membaca postingan ini.

 

Best regard.

Dilema hobi makan dan hemat keuangan? Kini ada solusinya!

Hasil gambar untuk Smoky Ribs

Hola! Kembali dengan tulisan mingguan saya, tidak sesuai dengan tema tulisan blog saya, yuk ngobrolin hal yang lain, yang bisa membuat kita tetap hemat dengan hobi makan makan kita.

Hobi makan diluar kini bukan lagi hobi satu dua orang, banyaknya restaurant dan tempat makan di ibukota dengan banyaknya pengunjung di banyak rata rata restaurant dan outlet makanan menandakan kebutuhan akan suatu konsumsi makanan selalu berputar dan tinggi. Namun, jajan diluar terkadang menguras keuangan kita, terlebih di tempat makan premium yang biasa membandrol makanan dengan kisaran diatas seratusribu perporsi.

Terus gimana cara hematnya? Kita semua bisa hemat dengan fasilitas cashback yang ada di aplikasi “paprika” what? Paprika? iya paprika hehehe, kalo kalian mau makan dengan cashback sampai 30% paprika akan memberikanya, gimana caranya? Gini gini mimin kasih tau.

Pertama kalian hanya butuh mendownload aplikasinya di IOS atau Android, setelah itu tinggal registrasi, pemilihan lokasi tempat tinggal kamu. Beruntung banget nih buat yang tinggal di Medan atau Jakarta. Karena layanan ini dapat dinikmati di daerah tersebut. Nah setelah itu kalian hanya butuh pergi ketempat langgananmu (yang berada dalam list mitra paprika) lalu memesan makanan, nahhh jangan lupa saat memesan makanan kita akan menggunakan paprika, makan akan dilakukan penyekenan kode oleh pihak restaurant melalui aplikasi paprika di telfon genggam kita. Terus udah! Kita dapet cashback sampai 30%. Kehematan yang hakiki kaann.

Sekarang udah gak perlu lagi ragu, takut boros saat makan di restaurant kesayangan kita masing masing karena paprika hadir untuk menyelamatkan hoobi makan kita. Hehehe.

 

Udah ya! Mimin mau makan dulunih gaklupa mimin mau pake aplikasi paprika supaya hemat. Lumayan cashback 30%.

lho lho kok karyawan kesayangan kita resign?

Hai reader, sering gak sih denger atau ngeliat banyak orang keluar dari kerjaanya? Padahal mereka punya posisi kerjaan yang bagus atau gaji yang termasuk tinggi.  Ternyata banyak faktor yang menyebabkan para pekerja itu resign dari pekerjaanya selain gaji yang mencukupi.

Yuk cari tahu faktor apa saja yang menyebabkan karyawan resign!

Karyawan merasa bahwa mereka kurang berkembang dalam pekerjaanya. Mungkin mereka mendapat jabatan yang tinggi, namun passion manusia yang selalu menginginkan hal yang lebih, tidak dapat diwujudkan di dalam pekerjaanya. Selain itu terkadang para karyawan menginginkan tantangan pada pekerjaanya, dengan tidak diberikanya kesempatan untuk berkembang seperti memberian tanggung jawab yang lebih tinggi atau pemberian projek baru mereka akan merasa bosan pada pekerjaanya yang terkesan monoton.

Selain itu, mereka merasa kerja kerasnya didalam perusahaan kurang dihargai atau tidak adanya promosi,tidak adanya penghargaan berupa bonus padahal pekerjaan mereka terus bertambah bebanya dan lebih susah levelnya.

Atasan yang memiliki sifat tidak mau mendengar dan juga dictator, yaitu mereka tidak menginginkan kesalahan sekecil apapun dan mengharapkan pekerjaan bekerja dengan benar sesuai detai-detail yang ia harapkan, terlebih jika atasan merupakan gabungan antara dictator dan kurang realistis, sudah habis semua pegawainya bisa jadi.

Maka dari itu akan lebih baik jika kita memahami kebutuhan karyawan diperusahaan kita demi meningkatnya produktivitas perusahaan dan dapat meningkatkan pendapatan finansial maupun citra baik dimata masyarakat. Nah disinilah pentingnya pemahaman motivasi pegawai atau employee. Di dalam ilmu manajemen ada yang namanya teori motivasi.

Mari saya beri dua contoh teori motivasi. Teori yang pertama yaitu teori MASLOW, didalam teori ini berisi berupa tingkatan segitiga atau piramida.

_69571892_triangles_464
(http://businesscasestudies.co.uk/virgin-media/motivating-and-engaging-employees-for-better-business/maslows-hierarchy-of-needs.html)

Pada piramida pertama kita bisa lihat terdapat motivasi pemenuhan kebutuhan psikologi, yaitu kebutuhan dasar manusia seperti kenyamanan tempat karyawan bekerja, makan, minum dan kebutuhan dasar lainya.

Lalu naik ke tingkat diatasnya, terdapat safety need, ketika kebutuhan pertama telah terpenuhi maka munculah kebutuhan kedua dimana mereka membutuhkan “rasa aman” seperti asuransi, jaminan hari tua serta jaminan keselamatan pekerjaan.

Naik ke tingkat ketiga setelah kebutuhan sebelumnya terpenuhi, yaitu muncul kebutuhan social dimana karyawan membutuhkan pertemanan, interaksi sosial, kelompok kerja yang produktif dan kompak.

Selanjutnya adalah esteem need kebutuhan kayrawan untuk memiliki keinginan untuk dihormati, atas prestasi dan kerjanya yang berpengaruh baik pada perusahaan.

Dan yang paling atas adalah self-actualization, yaitu kebutuhan untuk memenuhi segala kebutuhan dirinya dengan memaksimalkan kemampuan dan potensi diri. Disini mereka akan menunjukan kemampuanya sehingga akan melakukan pekerjaan yang lebih menantang.

Selain itu THEORY TWO FACTOR merupakan faktor yang penting demi mengurangi karyawan dengan kwalitas baik resign. Dalam teori ini terdapat dua faktor yaitu yaitu faktor hygiene dan motivation factor.

 

Two-Factor-Theory
perilakuorganisasi.com/teori-dua-faktor.html

pemenuhan motivation vaktor berupa atasan yang perhatian dan pengertian dapat menjadi faktor besar karyawan betah dan merasa dianggap di dalam perusahaan sehingga mengurangi resiko karyawan kesayangan untuk resign.

 

terimakasih. 🙂

Panglong Kayu???

Author write this post based on experience.

Aktivitas jual beli makanan, jasa, bahan tekstil sampai bahan bangunan lazim dijual di pasaran saat ini. Namun taukah anda usaha yang bernama panglong? Lebih tepatnya panglong kayu, sebuah usaha dimana penjual dari usaha tersebut menjual bahan bangunan jenis kayu, bukan kayu bakar namun kayu untuk membangun property atau furniture. Bisnis panglong bisa disebut stabil keadaannya dipasaran namun tidak stabil di bagian microeconomic atau perusahaan karena bisnis ini bukan hanya butuh unang untuk membukanya butuh mental dan hubungan kerja yang luas, bukan hanya hubungan antara distributor dan pembeli, namun juga polisi hutan dan preman, preman menjadi bagian yang harus “make a deal with them” karena dalam kenyataanya jenis orang seperti ini kerap mengganggu bisnis, maka dari itu kita harus menjadikannya partner, partner disini bisa dengan menjadikanya teman, bukan berarti kita diperbudak namun untuk memproteksi diri kita bisa dengan bertingkah santai, baik dan membukakan peluang usaha baginya.

FullSizeRender
image by AMUHASRI on PANGLONG JATI WANGI, LAMPUNG

Dalam berbisnis kayu ada dua tipe pejual, yang pertama adalah retailer atau mereka yang menjual kayunya langsung untuk pelanggan perorangan guna bahan bangunan atau furniture disini mereka bisa mendapatkan kayu dengan adanya proses membeli kepada pedagang kayu yang lebih atas yaitu mereka yang menjual kayu mulai dari membuat perizinan penebangan kayu dihutan dengan surat resmi dari pihak dinas kehutanan atau seseorang yang menanam jenis pohon tertentu yang sesuai kebutuhan, setelah itu mereka melakukan proses penggesekan dengan mengangkut kayu tadi ke pabris untuk dibentuk sesuai permintaan, bentuk akyu yang semula bundar memanjang menjadi bentuk kayu yang bervariasi, dari jenis kayu balok, papan , reng, dan macam macam lainya.

Diluar masalah itu, yang harus di perhatikan dalam bisnis ini adalah system keluar masuknya kayu, walaupun kayu segar sehabis pemotongan dari pabrik memiliki harga dan kualitas yang cenderung lebih baik, jangan pernah lupakan kayu lama yang sebelumnya kita sudah beli dari distributor. Karena kayu yang terlalu lama disimpan dengan keadaan gudang yang lembab akan mengalami penurunan kualitas sehingga nantinya hanya akan dijual dengan harga murah dan mengurangi keuntungan bahkan membuat kerugian. Masalah pembukuan juga menjadi masalah yang harus diperhitungkan disini, terkadang pengusaha panglong lengah dengan keuangannya yang membuat banyak usaha panglong tidak bisa melunasi hutang distributornya dan menjual kayunya dengan harga yang tidak mengasilkan keuntungan selain itu penggunaan uang usaha untuk urusan pribadinya. Maka dari itu dibutuhkan pembukuan yang jelas untuk jenis usaha ini.

 

Semakin berkembangnya zaman, dimana semakin banyak jenis barang untuk memenuhi kebutuhan furniture dan juga bahan baku membangun properti seperti baja ringan atau plastic dan kayu olahan untuk furniture, menjadi ancaman bagi pengusaha fornitur dalam menggapai pasaran semulanya. Namun pengusaha panglong tidak perlu sepenuhnya takut karena penggunaan kayu sebagai bahan baku property dan furniture memliki kelebihan tersendiri selain membuat suasana etnik dan juga kesan yang berbeda juga membuat tampilan lebih eksklusif disbanding penggunaan bahan pengganti saat ini. Kebutuhan kayu jenis tertentu seperti kayu jadi atau kayu merbo masih menjadi stabil, hal tersebut karena kecintaan dan kualitas kayu yang tidak lagi perlu ditanya walau harus mengorek budget yang lebih tinggi dibanding jenis kayu lain atau bahan pengganti lain.

 

Maka dari itu, perbaikan system menejemen manjadi sangat penting untuk menjalankan dan pempertahankan usahanya di pasaran saat ini guna pemenuhan konsumen seuai dengan zaman yang sedang hype.

 

featured image courtesy of Viridian Reclaimed Wood

Ngapain Ngurusin UKM dan UMKM?

Sebelumnya pasti kita udah sering denger UKM sama UMKM, tapi sebenernya udah pada tau belum apa itu UKM dan UMKM? Kalo belum disini mau dijelasin nih.

Jadi gini sebenernya secara general UKM dan UMKM itu sama yang membedakan itu ada di jumlah nominal asset yang mereka punya selain tanah dan juga perbedaan omsetnya.

 

  • Usaha Macro : usaha milik perorangan dan atau badan usaha perorangan dengan kriteria asset 50 juta dan omset maksimal 300 juta rupiah.

 

  • Usaha kecil : memiliki persamaan yang sama namun usaha kecil memiliki kriteria jumlah asset sebesar 50 juta- 500 juta rupiah, dengan kriteria omset 300 juta rupiah hingga 2,5 milyar rupiah.

 

ibu ibu ukm
sourceimages: https://eljohnnews.com/wp-content/uploads/2017/05/sektor-umkm-740×480.jpg
  • Usaha menengah : perusahaan yang berdiri sendiri, milik perorangan atau usaha perorangan namun bukan bentuk perusahaan “anak perusahaan” atau perusahaan cabang. Dengan kriteria asset  500 juta rupiah – 10 miliar rupiah lalu dengan jumlah omset lebih dari 2,5 milyar sampai 50 miliar rupiah.

 

Setelah kita tau apa itu UKM dan UMKM, maka selanjutnya kita bahas peranan UKM dan UMKM sebagai tiang perekonomian di Indonesia.

Jadi semasa krisis moneter pada tahun 1998 banyak sekali perusahaan kuat atau perusahaan yang Berjaya ahirnya runtuh atau hancur, namun banyak usaha menengah (UKM) tetap bertahan di masa yang bergejolak itu. UKM menjadi tulang punggung perekonomian di Indonesia karena pergerakan UKM yang lebih dinamis.

UKM memberikan lapangan pekerjaan yang banyak, menurut data BPS tahun 2014 UMKM menyumbang lapangan pekerjaan sekitar 96,66 % terhadap pertumbuhan PDB yaitu sebesar 60,34 %

Namun dengan baiknya citra UMKM di Indonesia, UMKM saat ini mengalami beberapa kendala untuk menghadapi MEA atau Masyarakat Ekonomi Asean. Hal tersebut dikarenakan ketidak tahuanya mereka mengenai apa itu MEA sendiri, lemahnya masalah branding, minimnya insfrastruktur, sumber daya manusia, pembiayaan lembaha keuangan dan perbankan dalam mendukung kegiatan UMKM di Indonesia bisa terus berkembang dari pendaan untuk berjalanya UMKM dan juga Permodalan. Maka dari itu, pembekalan ilmu pada SDM pengembang UMKM sangat penting jika dilihat dari kontribusinya di Indonesia.

Pembekalan tersebut bisa dengan adanya pembekalan melalui bazar dan juga seminar pembekalan mengenai kelemahan yang UMKM saat ini hadapi sehingga kedepanya UMKM ini bisa menjadi penopang ekonomi yang terus berkembangtidak hanya di dalam negri tapi juga menuju kancah internasional.

 

Source : Apa Itu UKM & UMKM? Bagaimana Perkembanganya di Indonesia , http://goukm.id/apa-itu-ukm-umkm-startup/

Tips Awet dalam Berbisnis

150428_ADV_SmallBusiness
copyright by http://www.ignition-mktg.com/small-business-websites/

Keberadaan entrepreneur di Indonesia ternyata memberikan dampak yang cukup baik, dengan adanya, setidaknya usaha kecil menengah dapat mendorong perekonomian serta memberdayakan pengangguran untuk mendapatkan lapangan pekerjaan.  Namun banyak dari pengusaha pemula mengalami kesulitan dalam mempertahankan bisnisnya tersebut, banyak hal mereka keluhkan akan kegagalan bisnisnya. Dengan adanya fakta tersebut maka lebih baik jika kita dapat mengantisipasi dengan mengetahui tips agar bisnis dapat bertahan di situasi bisnis saat ini yang tidak menentu.

  1. Sistem Bisnis

Beberapa dari kita merasa system bisnis tidaklah terlalu penting untuk bisnis kecil seperti usaha bisnis menengah, namun dengan berjalanya waktu saat pelanggan mulai bertambah banyak atau keadaan yang tidak diharapkan datang pengusaha tersebut akan merapa kebingungan untuk menghandel masalah yang cukup rumit dikarenak SOP (standard operating procedures) yang tidak terbentuk dengan jelas. Saat SOP terbentuk dengan jelas dan pasti, wewenang serta kewajiban dari para pekerja. Dalam jangka berkepanjangan bisnis yang mengalami kekacauan seperti ini dan tidak membuat system yang jelas, dapat mengalami kegagalan bisnis atau tutupnya bisnis.

  1. Pegawai

Di Indonesia yang dasarnya negara berkembang, masalah stres pada manusia belumlah menjadi faktor yang diurusi secara fokus, begitupun dalam bisnis. Banyak pegawai yang tidak merasa enjoy dalam melakukan pekerjaannya bukan hanya perilaku atasan namun upah yang mungkin dirasa kurang, tapi bisa jadi juga karyawan tersebut yang memiliki kemampuan kurang dalam melakukan kerjanya. Untuk menghindari hal tersebut saat melakukan perekrutan lebih baik untuk melakukannya dengan selektif dan terprosedur, karena dengan kinerja yang baik dan memuaskan dari pegawai dapan menjadikan atasan tidak enggan dalam memberikan bonus dan perlakuan yang baik kepada karyawan tersebut karena telah menghasilkan produk atau jasa yang sesuai dan memajukan bisnisnya tersebut menjadi lebih baik lagi di mata customer.

  1. Jual kualitas

Kebiasaan kita dalam berbelanja, yaitu mencari harga semurah mungkin menjadikan banyak pengusaha menjual barang dengan harga murah namun kualitas yang kurang baik. Namun jika dibayangkan kita menjual sesuatu dengan kualitas yang baik contohnya saja penjualan makanan dengan kualitas yang baik, rasa yang enak dan tempat yang bersih. Walaupun harga yang harus dibayar sedikit lebih mahal dari tempat yang harganya rendah dan kualitas dibawah, pelanggan akan datang untuk rasa dan kualitas yang baik. Jadi menjual kualitas akan lebih baik daripada memilih harga rendah untuk kualitas buruk. Kecuali memang pengusaha tersebut menentukan jenis pasarannya ke arah yang seperti itu, dengan pertimbangan sasaran yang dituju adalah kalangan dengan keuangan menengah kebawah.

  1. Pahami Situasi Saat Ini

Keadaan serta situasi pasar yang sering berubah memaksa kita sebagai pengusaha untuk dapat lebih peka dan juga paham, seperti apa kita harus bertindak agar apa yang kita pasarkan tidak mengalami kemunduran atau ketinggalan jaman. Dengan mengetahui tren apa yang sedang terjadi dapat membuat kita jadi lebih sering berinovasi, tanpa perlu mengubah apa yang kita berikan atau jual. Menuruti kemauan dan permintaan pasar menjadi faktor penting saat menjual suatu produk kecuali untuk perusahaan monopoli.

  1. Tekun dan Ulet

Ini merupakan hal dasar dari semua tips yang telah saya berikan. Dengan tekut, ulet dan terus ekerja keras untuk memulai serta mempertahankan suatu bisnis dapat mempertahankan eksistensi perusahaan bisnis kita di pasaran bahkan berkembang menjadi lebih luas pasarannya atau lebih banyak varian yang ditawarkan di pasaran.

Berikut adalah tips dari saya tentang memulai bisnis agar awet dan bertahan lama, ingat lagi bahwa semua yang kita lakukan melibatkan banyak kalangan  seperti customer dan juga agen, berperilaku dengan baik dan santun kepada semua kalangan juga menjadi hal penting dalam melakukan bisnis.

Terimakasih telah membaca, semoga bisnis yang sedang direncanakan cepat terwujud, yang sedang berjalan bertahan dan dapat berkembang menjadi lebih baik, besar dan juga diminati di pasaranya.

Sukses untuk kita semua.

copyright images as featured images :  http://www.superinformado.com.br/negocios/sebrae-ja-atendeu-mais-de-2-milhoes-de-empreendedores-em-2016/